Sabtu, 03 November 2012

JENIS-JENIS MANUSIA PURBA DAN PERKEMBANGAN KEHIDUPAN BANGSA INDONESIA PADA ZAMAN PRASEJARAH


JENIS-JENIS MANUSIA PURBA DAN PERKEMBAANGAN KEHIDUPAN BANGSA INDONESIA PADA ZAMAN PRASEJARAH
A.MANUSIA DAN LINGKUNGAN ALAM
Bumi ini sudah ada sejak sejak 2500 juta tahun yang lalu. Keadaan bumi pada wakru itu masih panas,maka bumi memadat dan membentuk lapisan-lapisan  kulit bumi dan akhirnya mendingin. Perubahan-perubahan kulit bumi itu dapat di bagi menjadi beberapa zaman,yaitu:
1.      Archaeikum,pada zaman ini kulit bumi masih sangat panas dan belum ada tanda-tanda kehidupan.
2.      Palaezoikum,pada zaman ini sudah mulai ada tanda-tanda  kehidupan walaupun bentuknya masih sangat  sederhana.
3.      Mesozoikum,Pada zaman ini sudah ada kehidupan yang lebih sempurna,yaitu berupa binatang-binatang purba ynag masih besar sekali,seperti dinosaurus.atlantosaurus,dan lain-lain.
4.      Neozoikum,zaman ini terbagi menjadi beberapa bagian,yaitu:
a.       Zaman Tertier,binatang-binatang raksasa semakin berkurang.
b.      Zaman Kwarter,yang yang berlangsung sejak  600.000 tahun yang lalu. Pada zaman ini kehidupan manusia sudah ada. Zaman ini di bagi menjadi :
1)      Zaman Plestosin Bawah/Tua
2)      Zaman Plestosin Tengah
3)      Zaman Plestosin Muda/Atas
B.MANUSIA PURBA
1.Jenis-Jenis Manusia Purba yang Pernah Ada Di  Indonesia.
Posil-posil manusia puba yang di temukan di Indonesia antara lain:
a.       Meganthropuspalaeojavanicus(manusia raksasa dari Jawa yang hidup pada zaman Palaeolithikum/batu tua).Di temukan oleh Von Koeningswald pada tahun 1936 dan 1941 di Desa Saringan sekitar Lembah Bengwan Solo.
b.      Pithecanthropus erectus (manusia kera yang  berjalan tegak) di temukan oleh Engene Dubois pada tahun 1890 di Trinil Lembah Bengawan Solo.

Jenis Pithecanthopus yang ditemukan di Indonesia,antara lain:

1.      Pithecanthropus mojokertensis (manusia kera dari Mojokerto) yang di temuka oleh Von Koeningsward pada tahun 1936 di Pucangan sebelah Utara Perning dan Mojokerto.
2.      Pithecanthropus robustus,artinya manusia kera yang besar dan kuat tubuhnya. Ditemukan oleh Von Koeningswald pada tahun 1936 di Lembah Bengawan Solo.
3.      Pithecanthropus soloensis (manusia kera dari Solo),yang di temukan oleh Von Koeningswald,Ter Haar dan Oppenoorth antara tahun 1931-1934 di Ngandong Kabupaten Blora.

c.       Homo Wajakensis(Manusia,yang di temukan oleh E.Dubois  pada tahun 1889 di wajak dekat kota Tulungagung di lembah Sungai Brantas.
d.      Homo Sapiens (manusia cerdas)jenis,manusia ini sudah lebih sempurna lagi yaitu seperti keadaan manusia sekarang.
2.Manusia Purba yang Pernah Hidup di Laut Indonesia
Manusia yang di temukan di  Luar Indonesia antara lain yaitu:
a.       Sinanthropus Pekinensis,di temukan di Goa Chou-Kou-Tien dekat Beijing (Cina Utara),sedangkan di Cina Selatan di temukan Pithecanthopus Lautianensis.
b.      Homo africanus,yang di temukan di daratan Afrika yaitu antara Tanzania,Kenya,dan Aljazair.
c.       Homo neanderthalensis,ialah salah satu jenis fosil manusia yang ditemukan di daratan Eropa khususnya di lembah Neanderthal dekat Dusseldorf Jerman pada tahun 1856.
Jenis yang lainnya antara lain:
a.       Heidelbergensis di temukan di Heidelberg (Jerman)
b.      Piltdown di temukan di Suxxes (Inggris)
c.       Cromagnon di temukan di Perancis Selatan.

C.PERKEMBANGAN KEHIDUPAN  MANUSIA  PADA ZAMAN PRASEJARAH
1.Pengertian Prasejarah
            Prasejarah adalah ilmu yang menyelediki segala yang berhubungan dengan manusia pada zaman lampau sebelum adanya sumber-sumber tulisan untuk menyelidiki kehidupan manusia di zaman pras ejarah atau sebelum adanya tulisan, sangatlah sulit, oleh karena itu kita hanya  dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai manusia pra  sejarah dengan benda-benda peninggalannya.
            Benda-benda prasejarah terdiri dari berbagai jenis bahan yaitu berupa alat-alat dari batu, tulang, kayu, peerunggu, dan tanduk.
2. Perkembangan Corak Kehidupan Masyarakat pada zaman Prasejarah
a)      Hidup berburu mengumpulkan makanan dan berpindah-pindah.
Umumnya mengalami kehidupan yang sangat bergantung kepada kondisi alam. Daerah yang didiami oleh manusia itu harus dapat meemberikan cukup bahan persediaaan. Mula-mula manusia hidup mengembara, tidak mempunyai tempat tinggal tetap, selalau berpindah-pindah atau nomaden untuk mencari makanan. Masa ini disebut masa berburu dan mengumpulkan makanan dari alam atau food gathering.
b)      Kehidupan bermukim dan berladang
Dilihat dari sudut keamanan dan dinginnya iklim, maka gua telah menarik manusia untuk tinggal didalamnya. Tinggal menetap ini mempengaruhi cara hidup manusia. Hidup mengembara serta berburu dan mengumpulkan makanan kemudian berangsur-angsur ditinggalkan, selanjutnya manusia mulai menjinakkan hewan dan bercocok tanam secara sederhana.
Masa bercocok tanam lahir melalaui proses yang panjang, setelah cara hidup berburu dan mengumpulkan makanan, maka manusia menginjak suatu masa kehidupan yaitu bercocok tanam.
Kepercayaan dinamisme dan animisme sudah berkembang pada zaman ini, selain itu pada zaman ini mulai timbul kebudayaan batu besar (Megalith), seperti :
1)      Menhir, yaitu berupa sebuah tugu dari batu tunggal yang didirikan untuk upacara menghormati roh nenek moyang.
2)      Dolmen, yaitu peti mayat.
3)      Sarcophagus, yaitu dianggap sebagai peti mayat. Didalamnya ditemukan tulang manusia bersama bekas kuburnya yang berupa periuk, beliung persegi, perhiasaaan, dan juga benda-benda perunggu dan besi.
4)      Kubur peti batu, dibuat dari lempengan batu yang disusun menjadi peti.
5)      Unden berundak-undak, yaitu bangunan pemujaan yang disusun bertingkat-tingkat.
6)      Waruga, yaitu kubur batu yang berbentuk kubus atau bulat.

D. AWAL DAN ARAH PENYEBARAN NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA KETIKA MEMASUKI INDONESIA
                Nenek moyang bangsa Indonesia yang sekarang ini bukanlah manusia-manusia jenis pithecanthropus sampai kepada homo soloensis atau homo wajakensis walaupun jenis-jenis manusia tersebut terdapat di Indonesia sebab ada kemungkinana manusia-manusia jenis itu keturunannya sudah punah. Nenek moyang bangsa Indonesia yang sekarang ini berasal dari luar Indonesia yaitu dari daerah Vietnam dan diperkirakan letaknya di daerah Tonkin.
E. CORAK KEHIDUPAN NENEK MOYANG PADA ZAMAN PRASEJARAH
                Mengenai keprcayaan nenek moyang kita mengenal dua kepercayaan, yaitu animisme dan dinamisme. Animisme yaitu  memuja roh nenek moyang sedangkan Dinamisme yaitu : bahwa setiap makhluk dan benda mempunyai kekuatan gaib.
                Untuk berhubungan dengan roh nenek moyang mereka membuat patung-patung atau juga dengan cara memanggilnya yaitu oleh para dukun.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar